SEMARANG | Mojoknews.com – Kalau rem kendaraan bermasalah saat jalan sedang menurun, urusannya bisa panjang. Itulah yang terjadi pada sebuah dump truk bermuatan tanah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa petang (29/6/2026).
Truk yang melaju dari arah Ungaran menuju Kota Semarang itu diduga mengalami masalah pada sistem pengereman saat melintasi jalan menurun di sekitar Terminal Banyumanik.
Di depan sudah ada lampu merah dan kendaraan yang sedang berhenti. Sopir kemudian membanting kemudi untuk menghindari tabrakan.
Namun, truk justru meluncur ke pinggir jalan. Pohon, tiang listrik, dan tiang baliho akhirnya menjadi sasaran.
Benturan keras membuat bagian depan dump truk ringsek. Tiang listrik dan tiang baliho di lokasi juga terlihat miring akibat hantaman kendaraan.
Masalahnya belum selesai. Sopir dump truk, Asep Sumantri (31), warga Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten, justru terjebak di dalam kabin.
Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi, mengatakan laporan kecelakaan diterima Basarnas sekitar pukul 17.40 WIB.
“Kami dapat laporan bahwa pukul 17.40 WIB telah terjadi kecelakaan tunggal sebuah dump truk menabrak pohon dan posisi sopir terjepit.”
Tim SAR Semarang bersama tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 18.20 WIB dan segera melakukan evakuasi.
Untuk mengeluarkan Asep, petugas menggunakan peralatan ekstrikasi karena kaki korban terjepit bagian kabin kendaraan.
Sekitar 30 menit kemudian, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam truk.
Kecelakaan tersebut terjadi di sekitar lampu lalu lintas Terminal Banyumanik yang saat itu kondisi lalu lintasnya cukup padat.
Beruntung, insiden tersebut tidak menelan korban jiwa. Asep mengalami cedera akibat terjepit di dalam kabin dan kemudian dibawa ke RS Hermina Banyumanik untuk mendapatkan penanganan.
Kamal menyebut korban mengalami cedera dalam, tetapi tidak ditemukan luka terbuka pada bagian kaki.
“Korban mengalami cedera dalam, tidak ada cedera terbuka pada kaki.”
Untuk sementara, kecelakaan tersebut diduga berkaitan dengan masalah pada sistem pengereman kendaraan. Namun, penyebab pastinya masih menjadi bagian dari penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Tidak ada komentar