KAB. SEMARANG, Mojoknews.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bener, Kabupaten Semarang, mulai memasuki tahapan penjaringan dan pemberkasan bakal calon. Sebanyak empat bakal calon mengikuti proses tersebut, sementara pemerintah desa bersama panitia Pilkades berupaya menjaga seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Desa Bener, H. Saefudin, menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkades harus mengacu pada ketentuan pemerintah kabupaten. Ia berharap proses pemilihan berlangsung dengan baik tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Menurut Saefudin, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Karena itu, seluruh calon dan pendukungnya diharapkan mampu menjaga suasana tetap sejuk serta menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.
“Harapan saya, Pilkades di Desa Bener ini berjalan dengan aman, nyaman, dan hasilnya juga baik. Siapa pun yang jadi, ya itu yang terbaik. Pilkades kita buat sedingin-dinginnya dan sesukses-suksesnya, dengan harapan tidak ada ekses,” ujar Saefudin kepada Mojoknews.com.
Ia mengingatkan bahwa dalam setiap pemilihan, baik di tingkat desa maupun tingkat pemerintahan yang lebih tinggi, hanya ada satu kandidat yang akan terpilih. Oleh sebab itu, seluruh bakal calon perlu mempersiapkan diri untuk menerima hasil akhir.
“Bagi para calon, khususnya di Desa Bener, harus siap kalah dan siap tenang. Harus bisa menerima siapa pun yang nanti terpilih,” ujarnya.
Saefudin juga berharap kepala desa terpilih nantinya mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan desa harus terus bergerak maju, termasuk dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan terhadap warga.
Ia menegaskan bahwa kepala desa memiliki tanggung jawab untuk mengayomi seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik mereka.
“Siapa pun yang jadi nanti, harapan kami Desa Bener bisa menjadi lebih baik. Tugas kepala desa itu mengayomi dan melindungi seluruh warga masyarakat, baik yang memilih maupun yang tidak memilih,” tegasnya.
Panitia Siapkan Tahapan Pemilihan, Empat Bakal Calon Ikuti Pemberkasan
Sementara itu Ketua Panitia Pilkades Bener, Sunu Pancariatno, menjelaskan bahwa tahapan pemilihan saat ini berada pada proses penjaringan dan pemberkasan bakal calon. Terdapat empat nama yang mengikuti tahapan tersebut, yakni Purwanto, Prastawa, Priyadi, dan Nikmatul Aimah. Keempat bakal calon tersebut berasal dari wilayah Krajan I dan Krajan II.
Ketua panitia menyampaikan bahwa dalam proses pemberkasan, terdapat dokumen yang perlu diperbarui sesuai surat edaran bupati. Panitia telah menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada masing-masing bakal calon agar melengkapi persyaratan tersebut.
Ia menyebutkan bahwa sebagian bakal calon telah menyerahkan dokumen yang diminta. Proses pemeriksaan administrasi pun terus berjalan untuk memastikan setiap persyaratan terpenuhi sebelum tahapan berikutnya dilaksanakan.
Setelah proses pemberkasan, panitia melanjutkan tahapan penyusunan daftar pemilih sementara (DPS) sebelum nantinya ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT).
Pelibatan bakal calon dalam proses pemeriksaan DPS dilakukan agar mereka dapat membantu mencermati daftar pemilih. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemungkinan warga yang memenuhi syarat justru tidak tercatat dalam daftar pemilih.
Panitia juga menjelaskan bahwa penetapan calon kepala desa dijadwalkan berlangsung pada 24 November. Selanjutnya, pada tanggal 8 yang disebutkan dalam rencana tahapan, panitia akan melaksanakan pengundian nomor urut sekaligus penyampaian visi dan misi para calon. Tanggal dan bulan pelaksanaan tahapan tersebut perlu dipastikan kembali melalui jadwal resmi panitia.
Dalam agenda penyampaian visi dan misi, masing-masing calon akan memaparkan gagasannya tanpa sesi tanya jawab. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ikrar kampanye damai dan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban selama tahapan kampanye.
Panitia juga mengatur pelaksanaan kampanye dan pemasangan alat peraga kampanye (APK) agar berjalan tertib serta meminimalkan potensi gesekan antarpihak pendukung.
Ketua panitia menyatakan bahwa hingga wawancara dilakukan, situasi pelaksanaan tahapan Pilkades Bener masih berjalan aman dan lancar. Komunikasi dengan para bakal calon juga terus dilakukan untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan.
Pemdes Antisipasi Politik Uang dan Praktik Taruhan
Selain menjaga ketertiban tahapan pemilihan, Pemerintah Desa Bener turut mengantisipasi kemungkinan munculnya praktik taruhan atau perjudian yang berkaitan dengan Pilkades.
Saefudin mengimbau masyarakat dan para pendukung calon agar tidak terlibat dalam praktik taruhan. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk mencegah masuknya pihak luar yang berpotensi mengganggu kondusivitas pemilihan.
Ia menyatakan bahwa apabila ditemukan dugaan praktik perjudian, penanganannya akan dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum karena pemerintah desa tidak memiliki kewenangan untuk menindak perkara tersebut secara langsung.
“Kalau dari para pendukung tidak ada taruhan, tentunya pihak luar daerah juga tidak akan masuk. Itu yang kami antisipasi,” ungkapnya.
Saefudin juga menekankan bahwa masyarakat harus tetap merasa aman dalam menentukan pilihan. Warga tidak boleh merasa takut akan mengalami perlakuan berbeda hanya karena memilih calon yang berbeda dari pihak lain.
Menurutnya, kebebasan menentukan pilihan berdasarkan hati nurani merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa.
Dengan koordinasi antara pemerintah desa, panitia, pengawas, para calon, dan masyarakat, pelaksanaan Pilkades Bener diharapkan dapat berlangsung tertib hingga seluruh tahapan selesai. Kepala desa dan panitia juga berharap siapa pun yang terpilih nantinya dapat melanjutkan pembangunan serta meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi seluruh warga.
Tidak ada komentar