MOJOKNEWS.COM – Ada masa ketika sebagian anak kecil melihat polisi sebagai sosok yang bikin deg-degan. Seragam lengkap, kendaraan dinas, dan suara tegas kadang cukup membuat anak-anak memilih bersembunyi di balik orang tua.
Namun, suasana berbeda terlihat di Polres Salatiga, Jumat (11/9/2026). Puluhan siswa TK Mubarok Salatiga datang bukan karena ada masalah, melainkan untuk belajar mengenal polisi dari sisi yang lebih dekat dan manusiawi.
Alih-alih hanya duduk mendengarkan penjelasan, para siswa justru diajak masuk ke dunia kepolisian dengan cara yang menyenangkan. Mereka melihat langsung lingkungan Mapolres Salatiga, berinteraksi dengan anggota polisi, hingga mencoba pengalaman yang mungkin jarang mereka dapatkan: ikut patroli menggunakan kendaraan dinas.
Dengan wajah penuh rasa penasaran, anak-anak itu berkeliling kawasan Alun-Alun atau Lapangan Pancasila Kota Salatiga. Sebuah perjalanan singkat, tetapi cukup untuk mengenalkan bahwa tugas polisi bukan hanya soal menangkap pelanggar aturan.
Di balik kaca kendaraan patroli, para siswa belajar bahwa polisi juga bertugas menjaga keamanan, memastikan masyarakat merasa aman, dan hadir ketika warga membutuhkan bantuan.
Kedatangan rombongan TK Mubarok disambut Wakapolres Salatiga Kompol Maria Herawatie, S.I.K., M.H., M.M., bersama Kasat Binmas Iptu Darsono dan personel Satbinmas Polres Salatiga.
Kepala TK Mubarok Salatiga, Hana, mengatakan pengalaman belajar langsung seperti itu memberikan kesan berbeda bagi anak-anak.
“Anak-anak mendapatkan pengalaman secara langsung mengenal lingkungan Kepolisian dan mengetahui bahwa polisi adalah sahabat yang bertugas menjaga dan melindungi masyarakat,” ujar Hana.
Menurutnya, mengenalkan polisi sejak dini penting agar anak-anak memiliki pandangan positif terhadap aparat keamanan.
“Kami berharap anak-anak tidak takut kepada polisi, tetapi mengenal polisi sebagai sosok yang ramah, suka membantu dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan,” tambahnya.
Wakapolres Salatiga Kompol Maria Herawatie mengatakan pendekatan kepada anak-anak harus dilakukan dengan cara yang sesuai dengan dunia mereka.
“Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini bahwa polisi adalah sahabat mereka. Polisi hadir untuk menjaga, melindungi dan membantu masyarakat,” katanya.
Sementara Kasat Binmas Polres Salatiga Iptu Darsono menyebut kegiatan tersebut sengaja dikemas santai agar anak-anak tidak hanya mendengar teori, tetapi mendapat pengalaman langsung.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang berkesan kepada anak-anak. Dengan berkunjung ke kantor polisi dan mengikuti patroli menggunakan kendaraan dinas, mereka dapat mengenal polisi lebih dekat dalam suasana yang menyenangkan,” jelasnya.
Kapolres Salatiga AKBP Jonathan David Harianthono juga memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri bisa dimulai dari hal sederhana, termasuk mengenalkan polisi kepada anak-anak.
“Biarkan anak-anak mengenal polisi dari sisi yang ramah dan humanis. Pengalaman sederhana seperti berkunjung ke kantor polisi dan mengikuti patroli dapat menjadi kenangan positif sekaligus menumbuhkan rasa percaya kepada Polri sejak usia dini,” ujar Jonathan.
Hari itu, Mapolres Salatiga bukan sekadar tempat pelayanan masyarakat. Untuk sementara, kantor polisi berubah menjadi ruang belajar bagi anak-anak TK Mubarok. Mereka pulang membawa cerita baru: bahwa polisi bukan hanya sosok berseragam, tetapi juga teman yang siap membantu.
Tidak ada komentar