SALATIGA, Mojoknews.com– Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) AR-RUM Salatiga mengukuhkan 25 lulusan dari Program Studi D3 Kebidanan dan Sarjana Farmasi dalam Wisuda ke-VIII yang digelar di Laras Asri Resort, Kamis (22/10/2026).
Selain menjadi momentum pengukuhan lulusan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi kampus untuk menyampaikan sejumlah capaian akademik sepanjang satu tahun terakhir. Capaian itu meliputi reakreditasi dua program studi, perolehan empat hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta prestasi mahasiswa dalam kompetisi esai tingkat nasional.
Ketua STIKes AR-RUM Salatiga, Bdn. Retnaning Muji Lestari, S.ST., M.H., mengatakan keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah lulusan yang dihasilkan, tetapi juga dari komitmen menjaga mutu pendidikan dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Perjalanan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, melainkan dari komitmen menjaga mutu pendidikan, membangun karakter, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Retnaning.
Dosen Raih Empat Hibah Kementerian
Dalam satu tahun terakhir, STIKes AR-RUM Salatiga telah melaksanakan reakreditasi terhadap Program Studi D3 Kebidanan dan Sarjana Farmasi. Kedua program studi tersebut memperoleh status terakreditasi.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Reakreditasi juga menjadi salah satu bentuk evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan dan pelaksanaan standar mutu pada program studi.
Selain di bidang pendidikan, capaian juga diraih dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen STIKes AR-RUM Salatiga berhasil memperoleh empat hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang terdiri atas tiga hibah penelitian dan satu hibah pengabdian kepada masyarakat.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu langkah dalam memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam menghasilkan penelitian dan kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Prestasi juga datang dari kalangan mahasiswa. Dalam kompetisi tingkat nasional, mahasiswa STIKes AR-RUM Salatiga berhasil meraih Juara III lomba esai.
Sejumlah capaian tersebut menunjukkan aktivitas akademik kampus tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga mencakup pengembangan penelitian, kreativitas mahasiswa, dan kontribusi kepada masyarakat.
Perluas Kontribusi melalui Pendampingan Ibu Hamil
Di luar kegiatan akademik, STIKes AR-RUM Salatiga turut memperluas kontribusinya melalui kolaborasi lintas sektor di bidang kesehatan masyarakat.
Program kerja sama tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Bappeda, kelurahan, rumah sakit, serta kader kesehatan di Kota Salatiga.
Salah satu kegiatan yang dijalankan adalah pendampingan ibu hamil hingga masa nifas. Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan pembangunan berkelanjutan dalam bidang kesehatan.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kampus berupaya memperluas peran perguruan tinggi agar tidak hanya berkontribusi melalui pendidikan di lingkungan kampus, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan kesehatan masyarakat.
Lulusan Diharapkan Berintegritas dan Humanis
Dalam prosesi wisuda yang dipimpin langsung oleh Retnaning Muji Lestari, para lulusan diingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh.
“Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian yang sesungguhnya,” ujarnya.
Retnaning berharap para lulusan mampu menjalankan tanggung jawab profesional dengan berbekal ilmu pengetahuan, integritas, serta kerendahan hati.
Ia juga berpesan agar para lulusan menjaga nama baik almamater dan mampu menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berkarakter, serta humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, tenaga kesehatan tidak hanya dituntut menguasai ilmu dan keterampilan sesuai bidangnya, tetapi juga perlu memiliki kepedulian terhadap kebutuhan pasien dan masyarakat.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam prosesi wisuda, mengingat lulusan bidang kesehatan nantinya akan berhadapan langsung dengan berbagai kebutuhan pelayanan kesehatan di masyarakat.
Dihadiri Instansi dan Organisasi Profesi
Wisuda ke-VIII STIKes AR-RUM Salatiga turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), jajaran Yayasan Ar-Rum, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara meliputi pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi, pembacaan sumpah profesi, penampilan tari dari unit kegiatan mahasiswa (UKM), serta persembahan lagu dari tamu undangan dan para wisudawan.
Melalui pengukuhan 25 lulusan tersebut, STIKes AR-RUM Salatiga berharap dapat terus meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat kontribusinya dalam bidang kesehatan.
Berbagai capaian akademik yang diraih juga diharapkan menjadi dorongan bagi kampus untuk terus mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menghasilkan sumber daya manusia yang profesional dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Tidak ada komentar