SALATIGA, MOJOKNEWS.COM – Perjalanan sebuah truk boks pengangkut makaroni dari Solo menuju Semarang terhenti setelah kendaraan tersebut mengalami kecelakaan di kawasan Jembatan Kembar, dekat PT SCI, Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jumat (30/10/2026) siang.
Truk tersebut terguling setelah ban belakang sebelah kanan tiba-tiba mengalami pecah. Kondisi itu membuat kendaraan yang dikemudikan Wagiman (67), warga Solo, mendadak kehilangan kendali dan bergerak oleng ke arah kanan.
Wagiman mengungkapkan, sebelum kejadian dirinya masih melaju dengan kecepatan pelan. Ia tidak menduga ban kendaraannya akan mengalami kerusakan secara tiba-tiba.
“Saya nyupirnya jalan pelan-pelan. Terus tiba tiba ban kanan belakang pecah,” ungkap Wagiman kepada Mojoknews.com ketika ditemui di lokasi.
Setelah ban pecah, truk langsung sulit dikendalikan. Kendaraan kemudian oleng ke sisi kanan hingga akhirnya terbalik di tengah jalan.
“Setelah pecah langsung oleng ke kanan. Saya tidak melihat apa-apa,” lanjutnya.
Wagiman mengatakan, saat kecelakaan terjadi dirinya hanya seorang diri di dalam truk. Kendaraan tersebut membawa muatan makaroni yang diangkut dari Solo dan rencananya dikirim menuju Semarang.
Benturan dan posisi kendaraan yang terguling membuat Wagiman sempat terjebak di dalam kabin. Ia mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.
“Saya posisi sendiri. Waktu terguling saya sempat terjepit dan terluka,” tuturnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Sementara itu, posisi truk yang terguling di badan jalan sempat mengganggu kelancaran kendaraan yang melintas di sekitar Jembatan Kembar.
Petugas kemudian melakukan pengaturan lalu lintas serta pengalihan arus selama proses evakuasi berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk mengevakuasi truk.
Evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Setelah kendaraan berhasil dipindahkan, kondisi arus lalu lintas di kawasan JLS tersebut perlahan kembali lancar.
Dari keterangan awal sopir, pecahnya ban belakang kanan menjadi pemicu truk kehilangan kendali. Kendati demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan dan pemeriksaan pihak berwenang.
Tidak ada komentar