Bus Tabrak Truk Bermuatan Manisan Mangga di Tol Semarang-Solo, Muatan Berceceran dan Sempat Bikin Macet

Galang Syarifudin
Galang Syarifudin
11 Okt 2026 13:43
2 menit membaca

KABUPATEN SEMARANG – Perjalanan dari Bawen menuju Semarang sempat tersendat pada Minggu (11/10/2026) sore. Penyebabnya, sebuah bus Mercedes-Benz menabrak truk Mitsubishi di Tol Semarang-Solo KM 431.600 jalur B, tepatnya di Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.50 WIB itu membuat arus lalu lintas sempat macet panjang. Kaca depan bus mengalami keretakan, sementara muatan manisan mangga yang dibawa truk berceceran di jalan.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Raymond Daniel Titaheluw menjelaskan, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah bus Mercedes-Benz bernomor polisi E 7659 KC dan truk Mitsubishi bernomor polisi K 8453 LS.

Bus dikemudikan Sigit Prasetyo Rusadi (25), warga Kabupaten Bojonegoro. Sementara truk dikemudikan Nova Arif Setiawan (30), warga Kabupaten Batang.

Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika bus melaju dari arah Bawen menuju Semarang. Sesampainya di KM 431.600 jalur B, bus menabrak truk yang berjalan searah di depannya.

“Jarak kedua kendaraan yang sudah dekat membuat pengemudi bus tidak dapat menghindar sehingga bertabrakan,” paparnya.

Kaca Bus Retak, Manisan Mangga Berceceran

Tabrakan itu membuat kaca depan bus retak. Muatan manisan mangga yang dibawa truk juga berceceran di jalan dan sempat mengganggu kelancaran lalu lintas.

Meski begitu, ada kabar baik dari kejadian ini. Raymond memastikan tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka, baik luka berat maupun luka ringan.

Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 5 juta.

Setelah proses evakuasi, bus dan truk berhasil dipindahkan dari lokasi. Arus lalu lintas yang sebelumnya sempat tersendat pun kembali lancar.

“Saat ini, lalu lintas sudah lancar kembali,” ucap Raymond.

Bagi pengendara yang melintas di jalan tol, kejadian ini menjadi pengingat bahwa menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan bukan perkara sepele. Sebab, ketika jarak terlalu dekat, ruang untuk menghindar bisa semakin terbatas.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x