Hermawan Sigit Ingin Bawa Perubahan, Potensi Lokal Jadi Modal Kemajuan Desa Cukilan

Galang Syarifudin
Galang Syarifudin
28 Okt 2026 03:53
5 menit membaca

KAB. SEMARANG, MOJOKNEWS.COM – Pengembangan potensi lokal dan keterlibatan masyarakat menjadi perhatian Hermawan Sigit dalam pencalonannya sebagai bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Pria yang akrab disapa Nanang tersebut menilai, kemajuan desa perlu dibangun melalui perencanaan yang tepat, pelayanan publik yang baik, serta pengelolaan sumber daya yang dimiliki masyarakat.

Sejumlah gagasan telah disiapkannya, mulai dari pengembangan wisata berbasis potensi lokal, pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembenahan tata kelola pemerintahan, hingga penanganan sampah rumah tangga.

Bagi Nanang, berbagai sektor tersebut memiliki keterkaitan dalam mendorong kemandirian desa. Pengelolaan potensi ekonomi yang baik, menurutnya, dapat membuka peluang usaha bagi warga, sedangkan pemerintahan yang responsif diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Pria berusia 44 tahun itu mengatakan, keputusannya mengikuti pencalonan kepala desa dilandasi keinginan untuk menjalani kehidupan yang bermanfaat bagi sesama.

“Saya punya prinsip, kalau hidup sekadar hidup, rasanya hampa. Pepatah Jawa mengatakan, urip iku urup, hidup itu harus memberi manfaat bagi orang lain,” kata Nanang kepada Mojoknews.com saat menjelaskan alasannya maju dalam pencalonan Kepala Desa Cukilan, Selasa (27/10/2026).

Ia memandang jabatan kepala desa sebagai tanggung jawab untuk mengabdi, bukan semata-mata posisi dalam struktur pemerintahan.

Pandangan tersebut menjadi salah satu dasar bagi Nanang dalam merumuskan arah pembangunan Desa Cukilan. Ia ingin mendorong terwujudnya masyarakat yang religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga.

Durian Cukilan dan Wisata Religi Berpeluang Dikembangkan

Salah satu sektor yang menjadi perhatian Nanang adalah pariwisata. Ia melihat Desa Cukilan memiliki potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik bagi masyarakat dari luar wilayah.

Durian Cukilan menjadi salah satu potensi yang menurutnya layak mendapatkan perhatian. Produk lokal tersebut dinilai memiliki peluang untuk diperkuat sebagai identitas desa sekaligus dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

Selain potensi durian, Nanang juga menyoroti kegiatan haul Mbah Wonokusumo yang berpeluang mendukung pengembangan wisata religi.

Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola melalui perencanaan yang terarah dan kerja sama dengan pihak terkait. Dengan demikian, pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat.

Ia berharap, pengembangan potensi wisata dapat membuka kesempatan bagi warga untuk menjalankan usaha pendukung, sehingga aktivitas ekonomi desa turut berkembang.

Upaya tersebut juga ingin diimbangi dengan pemberdayaan UMKM. Nanang menilai, pelaku usaha lokal perlu mendapatkan kesempatan untuk berkembang melalui pemanfaatan peluang ekonomi yang tersedia di lingkungan desa.

Ia ingin agar pengembangan usaha masyarakat tidak hanya bertumpu pada sektor yang sudah berjalan, tetapi juga mempertimbangkan peluang baru berdasarkan potensi setempat.

Persoalan Sampah Ingin Ditangani dari Tingkat Dusun

Di tengah rencana pengembangan ekonomi desa, Nanang turut memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan, khususnya sampah yang berasal dari rumah tangga.

Ia menilai, penanganan sampah perlu dirancang sejak awal melalui sistem yang jelas dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Salah satu gagasan yang disiapkannya adalah memulai pengelolaan sampah melalui program percontohan di satu atau dua dusun.

Tahap awal tersebut direncanakan untuk mengetahui kondisi di lapangan sekaligus menyusun standar operasional prosedur (SOP) sebelum program diperluas ke wilayah lainnya.

Menurut Nanang, penerapan secara bertahap memberikan kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan memperbaiki kekurangan yang ditemukan selama proses uji coba.

Ia juga menilai pendataan timbulan sampah di setiap rukun tetangga (RT) dan dusun diperlukan agar pola penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Pemilahan sampah organik dan plastik dari rumah tangga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam penyusunan sistem tersebut.

Melalui langkah ini, Nanang berharap persoalan sampah dapat ditangani secara lebih terencana dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dari pelaksanaannya.

Tata Kelola Pemerintahan Harus Responsif terhadap Warga

Selain sektor ekonomi dan lingkungan, Nanang menempatkan perbaikan tata kelola pemerintahan sebagai salah satu unsur penting dalam pembangunan desa.

Ia berpandangan bahwa pemerintah desa perlu memiliki kemampuan untuk mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, baik yang berkaitan dengan pelayanan publik maupun persoalan sosial.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan program yang dirancang pemerintah. Kebutuhan warga harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan dan prioritas pembangunan.

Karena itu, ia ingin mendorong pola pemerintahan yang membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.

Nanang juga menilai penyelesaian persoalan sosial dapat mengutamakan musyawarah dan pendekatan kekeluargaan selama memungkinkan diselesaikan di tingkat desa. Meski demikian, setiap penyelesaian tetap harus memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam pandangannya, keterlibatan masyarakat bukan sekadar pelengkap dalam pembangunan, melainkan bagian penting untuk memastikan program yang direncanakan benar-benar menjawab persoalan di lapangan.

Ia juga ingin menempatkan nilai religius sebagai landasan moral dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Warga Menaruh Harapan pada Perubahan Desa

Gagasan yang dibawa Nanang turut mendapat tanggapan dari warga Desa Cukilan. Junedi (53), warga Dusun Banjaran Cengklik, menilai Nanang memiliki hubungan sosial yang baik di lingkungan masyarakat.

Menurut Junedi, Nanang dikenal dekat dengan kalangan pemuda dan pemudi. Ia juga menilai Nanang memberikan pengaruh positif di lingkungan Karang Taruna Akrab yang berada di dusunnya.

Kedekatan tersebut menjadi salah satu hal yang membuat Junedi memberikan penilaian positif terhadap sosok Nanang.

Ia berpandangan, pengalaman dalam kehidupan bermasyarakat menjadi salah satu aspek yang penting bagi seseorang yang ingin mengambil tanggung jawab dalam pemerintahan desa.

Junedi mengatakan, masyarakat berharap Desa Cukilan dipimpin oleh sosok yang mampu membawa perubahan dan mendorong kemajuan desa.

Ia menyambut baik keputusan Nanang untuk mengikuti pencalonan kepala desa dan berharap kepemimpinan mendatang dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, warga menginginkan pemimpin yang bersedia mendengarkan aspirasi, memahami persoalan di lingkungan setempat, serta memiliki kepedulian terhadap perkembangan desa.

Junedi juga menyampaikan adanya dukungan dari warga di lingkungannya terhadap Nanang untuk maju dalam pencalonan tersebut.

“Kami sepakat, bersatu mengusung Mas Nanang menjadi Kepala Desa terpilih,” tegas Junedi.

Pembangunan Desa Membutuhkan Kerja Sama

Bagi Nanang, kemajuan Desa Cukilan tidak dapat dicapai hanya melalui satu sektor pembangunan. Penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan pariwisata, perbaikan pelayanan pemerintahan, dan penanganan lingkungan perlu berjalan beriringan.

Ia menilai, setiap potensi yang dimiliki desa perlu dipetakan dan dikelola agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.

Di sisi lain, partisipasi warga diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program sekaligus memastikan arah pembangunan tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui sejumlah gagasan tersebut, Nanang berharap Desa Cukilan dapat berkembang menjadi desa yang lebih mandiri, memiliki daya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warganya.

Berbagai rencana itu menjadi bagian dari visi yang ditawarkannya dalam pencalonan sebagai bakal calon Kepala Desa Cukilan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x