Menjaga Salatiga Tetap Adem, Kejari Ingatkan Bahaya Ego Sektoral

Yudha Wardhana
Yudha Wardhana
5 Nov 2026 07:03
Daerah 0 3
2 menit membaca

SALATIGA,MojokNews.com – Menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang beragam memang tidak cukup hanya dengan slogan toleransi. Perlu komunikasi, koordinasi, dan kepekaan untuk membaca persoalan sebelum berkembang menjadi gesekan sosial.

Hal itulah yang menjadi perhatian Kejaksaan Negeri Salatiga saat menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM), Kamis (5/11/2026).

Bertempat di Joglo 3 Kantor Kejaksaan Negeri Salatiga, pertemuan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.15 WIB tersebut dihadiri sekitar 20 peserta dari sejumlah instansi terkait.

Kepala Kejaksaan Negeri Salatiga, Erik Meza Nusantara, mengingatkan bahwa keberagaman suku, agama, ras, dan keyakinan merupakan bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga.

Namun, dinamika sosial yang terus bergerak, ditambah derasnya arus informasi, juga membawa tantangan tersendiri. Informasi dan pemahaman tertentu bisa berkembang begitu cepat. Jika tidak disikapi dengan bijak, bukan tidak mungkin memunculkan keresahan di tengah masyarakat.

Karena itu, Erik meminta seluruh instansi yang tergabung dalam Tim PAKEM tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Menjaga kerukunan bukan hanya tugas satu lembaga, melainkan tanggung jawab kolektif kita bersama,” ujarnya.

Ia berharap Tim PAKEM benar-benar menjadi ruang berbagi informasi yang cepat, akurat, dan terpadu. Jangan sampai persoalan komunikasi atau ego sektoral justru membuat potensi kerawanan terlambat diketahui.

Sebab, mendeteksi persoalan sejak awal tentu lebih baik daripada sibuk mencari solusi ketika gesekan telanjur terjadi.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi sarana memperkuat pemantauan perkembangan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan di Kota Salatiga, sekaligus membangun langkah antisipatif melalui kerja sama antarinstansi.

Harapannya sederhana, perbedaan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Salatiga tetap bisa berjalan berdampingan tanpa harus berubah menjadi persoalan sosial.

Dengan koordinasi yang rutin dan komunikasi yang terbuka, Tim PAKEM diharapkan mampu ikut menjaga Salatiga tetap aman, damai, dan kondusif.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x