TP PKK Salurkan 13 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Jagir

Redaksi Mojok News
8 Sep 2026 05:54
2 menit membaca

MOJOKNEWS.COM – Musim kemarau panjang mulai bikin urusan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang ikut seret. Salah satunya dirasakan warga Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh.

Melihat kondisi tersebut, Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang turun tangan. Ketua TP PKK Kabupaten Semarang, Hj Peni Yulianingsih, memimpin langsung penyaluran bantuan air bersih kepada warga Jagir, Selasa (8/9/2026) siang.

Didampingi jajaran pengurus TP PKK, Kepala Dispermasdes Suyana, Camat Suruh Vega Lazuardi, serta Forkompimcam, Peni mengalirkan air bersih dari mobil tangki milik PDAM ke tempat penampungan warga.

“Ini kepedulian tim penggerak PKK yang didukung PDAM untuk membantu warga yang kesulitan air bersih,” ujar Peni di sela kegiatan.

Menurutnya, ketersediaan air bersih bukan sekadar soal bisa memasak, mencuci, atau mandi. Pemenuhan kebutuhan air juga berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Karena itu, TP PKK memberikan perhatian agar kondisi kekurangan air tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi warga.

13 Ribu Liter Air Mengalir ke Jagir

Dukungan juga datang dari PDAM Kabupaten Semarang. Direktur Utama PDAM Guswakhid Hidayat mengatakan, pihaknya mengerahkan tiga mobil tangki untuk menyalurkan air bersih ke Dusun Jagir.

Dua mobil tangki memiliki kapasitas masing-masing 4.000 liter, sementara satu mobil lainnya mampu membawa 5.000 liter air.

Jika ditotal, ada 13.000 liter air bersih yang disalurkan kepada warga Jagir.

“Kami siap mendukung penyediaan bantuan air bersih ini sesuai dengan kemampuan. Hal ini tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan,” terang Guswakhid.

Jadi, di tengah kemarau yang membuat air bersih harus dicari ekstra keras, setidaknya warga Jagir mendapat pasokan tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tak Hanya Air, Ada Sembako Juga

Bantuan untuk warga Jagir tidak berhenti pada urusan air. Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Semarang juga menyerahkan 50 paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

Paket tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

“Bantuan diberikan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok harian,” pungkas Peni.

Musim kemarau memang belum tentu bisa diajak kompromi. Namun, lewat bantuan air bersih dan sembako ini, warga yang terdampak setidaknya tidak harus menghadapi musim kering sendirian.(BN/Jnd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x